"RATNO 24 tahun, menderita HIV AIDS, ia hanya bisa terbaring lemas di kasur dan hanya bisa kaliling pekarangan rumah saja, dia di vonis dokter hidupnya tidak akan lama lagi, mungkin tinggal dua minggu, karena stres dan bosen berada di rumah terus, akhirnya ratno memberanikan diri untuk jalan - jalan di sekitar rumah.
di sepanjang jalan ratno selalu tersenyum, karena begitu bahagia bisa melihat pemandangan di luar rumah, yang memang sudah lama ia tidak pernah keliling , atau hanya sekedar ke toko buat beli kue atau apalah yang di butuhkan sehari - hari.
Di pertigaan dekat dengan taman ratno terhenti, karena melihat seorang yang menarik hatinya,,dia adalah seorang gadis manis penjaga toko kaset, akhirnya ratno memberanikan diri untuk masuk dan membeli kaset,'' ada yang bisa saya bantu mas'' kata si gadis dengan suara yang lembut,
tanpa basa basi ratno langsung menunjuk sebuah kaset, eee,,,saya mau beli kaset itu mbak'''jawab ratno dengan malu dan sekenanya, oya mas sebentar ya,, biar saya bungkus dulu,,kata gadis itu, si gadis kebelakang , untuk membungkus kaset tersebut, tidak lama muncul gadis itu dengan membawa bungkusan kaset yang di pesan ratno.
hari berganti hari,,hampir tiap hari ratno datang ke toko tersebut hanya untuk beli kaset , yang pastinya buat melihat sang pujangga hati,, sebenarnya ratno suka sama gadis itu, tapi ia tak berani mengutarakan secara langsung, karena sering melamun, maka ibu ratno menasehati ratno supaya ngomong langsung ke gadis tersebut, akhirnya ratno memberanikan diri untuk ngomong ke gadis itu, tapi bukannya secara langsung melainkan melalui secarcik surat yang di tinggalkan di atas meja toko, yang isinya perasaan ratno dan nomer telp ratno
benar juga akhirnya sang gadis membaca surat yang di tinggalkan oleh ratno,,, betapa bahagianya sang gadis karena sang pangeran ternyata juga menyukai dirinya.
tapi kok sudah hampir seminggu ratno tidak pernah datang ke toko'' gumam gadis tersebut, sang gadis memberanikan diri untuk menelepon rumah ratno,,kri.....ng kring bunyi telepon berdering dan yang mengangkat ibunya ratno, halo ibu ini putri temannya ratno yang penjaga toko bu,,,ada ratnonya tidak bu...?? kok dah lama tidak pernah datang ke toko..? tanya putri'' ooo ternyata kamu gadis yang sering di omongin sama ratno ya...'' kenapa bu..??? memangnya kamu tidak tahu ya kalau ratno dua hari lalu meninggal....!! apa... bu meninggal... iya nak..jawab ibu ratno,,,tak terasa air mata putri mulai mengalir dan seketika telepon di tutup.
ibu ratno akhirnya pergi ke kamar untuk mengenang anaknya yang begitu cepat meninggalkan dirinya, ia melihat setumpuk kaset, yang tertata rapi, dan terbungkus dengan pita yang menarik, tanpa di komando akhirnya ibu ratno membuka bungkusan itu, dan ternyata ada secarcik surat di setiap bungkus kaset itu,, ternyata isi surat itu adalah ungkapan perasaan gadis penjaga toko,, cowok keren dan ganteng maukah kamu jadi pacarku...?? tambah deras air mata sang ibu keluar dari pelupuk mata, ternyata di balik penderitaan anakku masih ada yang begitu mencintainya selain aku,,,gumam ibu ratno.......!!
di sepanjang jalan ratno selalu tersenyum, karena begitu bahagia bisa melihat pemandangan di luar rumah, yang memang sudah lama ia tidak pernah keliling , atau hanya sekedar ke toko buat beli kue atau apalah yang di butuhkan sehari - hari.
Di pertigaan dekat dengan taman ratno terhenti, karena melihat seorang yang menarik hatinya,,dia adalah seorang gadis manis penjaga toko kaset, akhirnya ratno memberanikan diri untuk masuk dan membeli kaset,'' ada yang bisa saya bantu mas'' kata si gadis dengan suara yang lembut,
tanpa basa basi ratno langsung menunjuk sebuah kaset, eee,,,saya mau beli kaset itu mbak'''jawab ratno dengan malu dan sekenanya, oya mas sebentar ya,, biar saya bungkus dulu,,kata gadis itu, si gadis kebelakang , untuk membungkus kaset tersebut, tidak lama muncul gadis itu dengan membawa bungkusan kaset yang di pesan ratno.
hari berganti hari,,hampir tiap hari ratno datang ke toko tersebut hanya untuk beli kaset , yang pastinya buat melihat sang pujangga hati,, sebenarnya ratno suka sama gadis itu, tapi ia tak berani mengutarakan secara langsung, karena sering melamun, maka ibu ratno menasehati ratno supaya ngomong langsung ke gadis tersebut, akhirnya ratno memberanikan diri untuk ngomong ke gadis itu, tapi bukannya secara langsung melainkan melalui secarcik surat yang di tinggalkan di atas meja toko, yang isinya perasaan ratno dan nomer telp ratno
benar juga akhirnya sang gadis membaca surat yang di tinggalkan oleh ratno,,, betapa bahagianya sang gadis karena sang pangeran ternyata juga menyukai dirinya.
tapi kok sudah hampir seminggu ratno tidak pernah datang ke toko'' gumam gadis tersebut, sang gadis memberanikan diri untuk menelepon rumah ratno,,kri.....ng kring bunyi telepon berdering dan yang mengangkat ibunya ratno, halo ibu ini putri temannya ratno yang penjaga toko bu,,,ada ratnonya tidak bu...?? kok dah lama tidak pernah datang ke toko..? tanya putri'' ooo ternyata kamu gadis yang sering di omongin sama ratno ya...'' kenapa bu..??? memangnya kamu tidak tahu ya kalau ratno dua hari lalu meninggal....!! apa... bu meninggal... iya nak..jawab ibu ratno,,,tak terasa air mata putri mulai mengalir dan seketika telepon di tutup.
ibu ratno akhirnya pergi ke kamar untuk mengenang anaknya yang begitu cepat meninggalkan dirinya, ia melihat setumpuk kaset, yang tertata rapi, dan terbungkus dengan pita yang menarik, tanpa di komando akhirnya ibu ratno membuka bungkusan itu, dan ternyata ada secarcik surat di setiap bungkus kaset itu,, ternyata isi surat itu adalah ungkapan perasaan gadis penjaga toko,, cowok keren dan ganteng maukah kamu jadi pacarku...?? tambah deras air mata sang ibu keluar dari pelupuk mata, ternyata di balik penderitaan anakku masih ada yang begitu mencintainya selain aku,,,gumam ibu ratno.......!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar